Lukman-Setiawan-Master-Trainer-SOP-Temnas-EA-2013


Matahari belum lama menunjukan sinarnya di Kota Pelajar ini, tapi ada keramaian yang berbeda di Dome Universitas Muhammadiyah Malang. Hari itu, sabtu 23 November 2013 Entrepreuner Association (EA) menghelat Temu Nasional Entrepreuners. Dihadiri lebih dari 800 peserta dari seluruh penjuru Nusantara bertajuk  “ Temukan Peta Suksesmu”.

Acara yang dibuka oleh penggagas Komunitas Entrepreuner Ascociation (EA) pukul 9.30 WIB,  Jaya “The Power Of Kepepet” Setiabudi. Dalam sambutanya Mas Jaya menyampaikan bahwa anggota EA diharapkan mulai melakukan transformasi  dari Era Start Up menuju Growth. Kedepan dalam komunitas yang mengimpikan mencetak Satu Juta pengusaha kuat di Nusantara ini akan konsentrasi dengan edukasi anggota dengan pembekalan Ilmu dan system.

Lukman Setiawan on  Stage SOP Tepat Duplikasi Bisnis Hebat 


Bagi anggota yang baru dalam fase Start up mereka akan diarahkan untuk dapat mengakses pengetahuan dan ilmunya secara online. Sedangkan bagi yang telah growth akan difasilitasi oleh masing-masing pengurus daerah untuk mengundang mentor yang direkomendasikan oleh Pengurus EA Pusat.

Diakhir pidato pembukaanya Mas Jaya memukul gong sebanyak tiga kali sebagai tanda dibukanya perhelatan Nasional ini. Ada beberapa kegiatan yang diadakan oleh Panitia Penyelenggara seperti Pameran, Talkshow, Seminar maupun Konsultasi Bisnis.

Lukman Setiawan dari LSe Access Surabaya diundang sebagai pembicara  pada hari pertama. Materi yang disampaikan adalah mengenai Standar Operasi Prosedur bagi Bisnis titelnya “ SOP Tepat Duplikasi Bisnis Hebat”.


Dalam paparanya dia menyampaikan dengan sebuah quotes “Mencontoh adalah pekerjaan sederhana,murah,mudah”  Amati ...Tiru 100%  Kita mampu menjadi bintang tanpa perlu terbanting dalam kesulitan . Melakukan duplikasi tepat akan menjadikan  Bisnis bergerak cepat dan hebat. 

Sebelum mebangun SOP siapkan Kerangka Pondasi  Tepat :
  1. Tanam Pondasi 4 As : Visi –Misi Bernas, Struktur Organisasi Jelas,Jobdesk Cerdas, Peraturan Perusahaan Tegas
  2. Tata KelolaManagement ala Perusahaan Jepang  5 S : Seiri, Seiton Seisho, Seiketsu dan Shitsuke
  3. Kelola  3 Pilar Kualitas : Tidak menerima Bahan Baku  Deffect,  Tidak memproses Deffect dan m Tidak meneruskan Product Deffect kepada Customer
  4. Hilangkan 7 Muda,  menghilangkan 7 Hal pemborosan dalam orgnisasi  : Produksi Berlebih, Persediaan berlebih, Pengangkutan berlebih, Sisa Bahan dan Pengerjaan Ulang,  Pemrosesan berlebih, Gerakan berlebih dan Waktu Tunggu
  5. Periksa 3 AH  Proses / Prosedur sebelum ditetapkan telah mengikuti kaidah Mudah, Murah dan Lumrah.

Dalam kesempatan ini juga dikupas 10 Kriteria SOP  dinyatakan ideal tepat jika :

1. Memiliki catatan waktu, kapan mulai direlease dan berlaku 
2. Update Fakta Vs SOP tertulis terjaga 
3. Mempunyai Rumusan Normal –Abnormal
4. Memuat perumusan Kritikal Point 
5. Telah Disosialisasikan kepada User’s 
6. SOP dibuat berbasiskan SIMULASI
7. SOP dilengkapi dengan Ilustrasi gambar
8. SOP dibangun berdasarkan flowchart   proses/prosedur
9. Dilengkapi Dokumentasi  Catatatan Perubahan 
10. Memiliki ukuran kriteria / standard dari  ketentuan yang di SOP kan\

Peserta tekun menyimak pemaparan, lapar SOP untuk Bisnis lebih baik
Kelas ini diikuti oleh para pelaku  bisnis dalam fase  growth sehingga waktu sejam yang dipergunakan untuk memaparkan  materi dan  setengah jam dengan tanya jawab tak cukup.
Semua peserta tekun menyimak dan mengikuti dengan seksama, beberapa peserta mengaku mendapat pengetahuan berdaging tanpa tulang.

Maka tak sedikit peserta  merasa tertampar dengan isinya, kebanyakan dari mereka sebelumnya tak mengerti dan memahami bagaimana cara bermain dan mengontrol usahanya. 
Salah satu Kesalahan yang peserta lakukan adalah  terburu buru membesarkan usaha dengan membuka cabang meski belum berpunya pondasi kokoh.


Dengan gaya lugas khas, pemateri menyampaikan dengan contoh dan pemaparan aplikatif sehingga peserta dapat mengikuti dengan  antusias. Apalagi visualisasi slide menegaskan isi makin terasa bergizi, tak ada sempat peserta mendapati cerita basi.
Sebelum acara usai berpose di both masuk TEMNAS EA 2013

Saat pembawa acara membuka termin pertanyaan, tiap peserta mengeluarkan unek unek  layaknya kereta mengular sambung  menyambung serasa tak berujung.  Semua antusias menyampaikan keluhan, curhat berharap mendapat solusi dan pencerahan bergizi.  Dan iniah acara terheboh tahun ini, diikuti pebisnis muda Nusantara , semua merasa “lapar” dengan materi yang disajikan sehingga waktu berasa hanya sebentar.

Semoga dua tahun lagi masih ada peluang untuk mengikuti hajatan rutin yang akan diselenggarakan di kota lain, majulah Entrepreuner Indonesia! (Lse)







 
Top