Pembicara-Sharing-Materi-SOP-untuk-Bisnis-ideal-Jogjakarta


Hotel Grand Palace Jogjakarta  14-15 September 2013

Jogja Istimewa, Semua peserta terlihat  bahagia tak tersirat lelah. Workshop Cara Tepat Membangun Bisnis Ideal,  14-15 September 2013 di Hotel Grand Palace berjalan sesuai rencana. Meski dihelat di hari Sabtu Minggu oleh Event Organizer OTO Production, tak surutkan tekad peserta untuk mencari tahu dan menimba ilmu.

Mayoritas yang hadir adalah pebisnis yang mencari inspirasi dan solusi perbaikan bagi kekacauan sistem yang sedang mereka hadapi. Hampir semua memiliki dan mengalami kesulitan mengendalikan bisnis dikarenakan belum terbangun Standard Operating Procedure (SOP) tepat.

Meski materi yang  disajikan berkategori “serius” tetapi suasana sangat cair dan tak timbul beku-kaku. Terbukti banyak pertanyaan yang diajukan dan  problem yang diketengahkan. Kesemuanya menginginkan perbaikan atas minimnya pengalaman dan kurangnya pengetahuan.

Suasana-Pembelajaran-Workshop-Grand-Palace-Hotel-Jogjakarta


Narasumber, Lukman Setiawan dari LSe Acces Surabaya membawakan materinya dengan komposisi teori, contoh kasus dan solusi praktis. Sehingga peserta merasakan berbagai permasalahan yang mengemuka bertemu jawabanya.

Pertanyaan yang dikemukakan mengindikasikan kekacauan dan  permasalahan  yang mereka hadapi . Ada beragam pernik problema mulai dari karyawan yang susah di kontrol, overlap job, rangkap jabatan, keterlambatan pengiriman, bahkan kebingungan cara follow up  customer claim karena ketakjelasan klausul perjanjian.

Salah-satu-Peserta-sharing-inspirasi-inside-diperoleh-dari-workshop


Kelas workshop ini didesain  membongkar semua keluhan dan berbagi tips cara mengelola Bisnis ideal dengan menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dan penguatan sistem.  Tanpanya Bisnis hanya akan terlihat seolah sempurna meski aktualnya banyak berlumur masalah.

Bisnis terkembang yang tak diiringi tumbuhnya sistem berpotensi menyandera pemiliknya.  Waktu akan bernilai sangat mahal karena seluruhnya dihabiskan  untuk bisnis. Mereka  terjebak dalam urusan remeh temeh  operasional, tak ada  kesempatan memutuskan kebijakan lebih krusial. 

Pembicara mengajak kepada peserta segera Take Action tak usah terus menunda, tak ada alasan kecuali harus segera membangun Standar Operasional Prosedur  sebagai solusi  semua kebuntuan.

Disampaikan bahwa SOP harus dibangun oleh peserta dan team dikarenakan sifatnya customize dan unik. Tak mungkin  SOP bisa dibangun dari template yang bersifat generik dikarenakan karektetistik syarat pembuatanya  harus disesuaikan dengan kebutuhan.  Apalagi jika SOP dibangun tanpa melalui observasi, interview, simulasi  dan turun melihat kondisi aktual organisasi.

Diakhir pertemuan, Peserta diarahkan untuk mulai merencanakan perbaikan organisasi masing masing. Dimulai mengajak seluruh elemen organisasi memiliki mindset senada. Sharing materi pemahaman yang telah diberikan dikelas Workshop wajib diketahui seluruh member organisasi bukan hanya peserta belaka. Program perbaikan menyeluruh harus mendapat apresiasi partisipasi akan memudahkan, dan sebaliknya jika tak didukung perubahan lamban tak ada perbaikan signifikan.

Seluruh-Peserta-Workshop-Jogja-bergambar-selepas-acara

Sesi materi  Cara membuat Rencana Kerja sebagai bagian dari komitmen memulai perubahan Organisasi adalah penutup  pelatihan.  Semua peserta mulai menuliskan komitment dan rencana yang akan dibuat di organisasi masing masing. Tujuanya adalah untuk memastikan perubahan dapat selesai sesuai target, jelas pelakunya dan tepat  waktu. 

Sampai ketemu  di event berikut  yang akan diadakan di  Hotel Balairung  Jakarta di pekan terakhir September. (LSe)

 
Top