“Organisasi pemerintahan, melakukan perubahan tidak bisa semata ditujukan pada organisasinya, melainkan perubahan harus terjadi pada sistem organisasi tersebut berada”( David Osborne & Peter Plastrik)



Pemaparan-SOP-PPE-SUMA-Makassar


Karena menyadari perubahan harus dimulai pada sistem, Pusat Pengelolaan Ecoregion Sulawesi Maluku (PPE SUMA) Kementrian Lingkungan Hidup RI, menyelenggarakan Workshop Penyusunan SOP bagi segenap  jajaran Pimpinan dan staff terkait.

Dalam pengarahan selepas membuka event ini Kepala PPE SUMA  Ir.Darhamsyah, MSi menyampaikan SOP sangat diperlukan dalam dinamika organisasi yang makin kompleks.

Workshop yang dihelat di Wind Flower room Hotel Grand Clarion Makassar 6-7 Mei 2013 dimaksudkan untuk mendukung tercapainya manajemen pemerintahan yang baik. Harapanya target Organisasi dan Tata laksana organisasi seirama dengan spirit PERMENPAN & RB No 35 tahun 2012.

suasasna-kelas-SOP-PPE-SUMA-Makassar


Sesi pertama diawali dengan membuka mindset tentang Sistem bagi organisasi, peserta diajak menyelami realita manfaat bagi  organisasi publik.

Pada workshop ini Master Trainer SOP  Lukman Setiawan, dari LSe  Access Surabaya membagikan materi pembelajaran SOP bersumber dari ISO, Kaizen, Toyota Production System dan PERMENPAN & RB.

Peserta-Workshop-SOP-paham-praktek-presentasi
Kelas menjadi hidup dengan uraian penuh contoh dan share implementasi praktis, peserta menyambut antusias dengan bertanya dan memberi atensi. 

Pada sesi presentasi membuat SOP sesuai bidang masing masing terjalin komunikasi dialogis. Cara belajar yang menyenangkan ini langsung membuat suasana cair karena yang awam mulai faham, yang malu berusaha maju, yang sudah ahli makin berisi.

Sebelum workshop SOP diselenggarakan telah ada upaya menstandarisasi proses dan prosedur yang digunakan, sayangnya belum memiliki acuan baku sebagai panduan.  SOP tidak dapat maksimal dijalankan karena seperti tak berdaya menjadi panduan.

Peserta-Workshop-SOP-PPE-Makassar-Puas

Dihari kedua dibagikan tip cara mudah mengimplementasikan SOP dan mengkonservasinya. Bagaimana langkah langkah sederhana yang harus dilaksanakan untuk memudahkan SOP dilakukan selamanya. Ada juga tip dan formulasi pemecahan masalah dan perbaikan sehingga kinerja prima akan selalu terjaga.

Diujung sesi semua peserta diwajibkan menyelesaikan Kerja konkret pembuatan SOP oleh Kepala PPE SUMA dan akan ditetapkan sebagai standar kerja dan pelayanan masyarakat. Meski dua hari acara terasa singkat karena antusiasme peserta dan dinamika yang tak pernah redup. Terus semangat, maju melaju birokrasi Indonesia! (LSe)

 
Top