Contoh-Checklist-dokument-pendukung-SOP

Standar harus cukup spesifik memberi petunjuk dan jelas memberi panduan .

Pembuatan SOP Tepat harus diikuti dengan daftar periksa yang membantu kemudahan kerja, terutama bagi pekerjaan yang bersifat teratur dan rutin.  Apa yang harus dikendalikan hasil akhirnya adalah apa yang mesti  tertuang  dalam dokumen pendukung berupa  checklist, checksheet.


Banyak pelaku organisasi menyelesaikan membangun SOP tanpa diikuti merumuskan dokumen pendukungnya. Kenyataanya, tanpa dokumen pendukung yang terstandarisasi  sebagai pengendali output, SOP yang kita buat menjadi relative. Dan tahukah Anda Standar Operasi Prosedur yang bersifat relative, output akan menjadi fluktuatif.


Efeknya dalam praktek sering ada variasi implementasi tergantung kefahaman masing masing pemakai. Inilah alasan mendasar kenapa saat merumuskan kebutuhan SOP dalam sebuah roadmap kita juga diminta menuliskan kebutuhan dokumen pendukungnya.


Dokumen pendukung yang  menjadi bagian standar kerja salahsatunya dimaksudkan sebagai panduan takt time, standard waktu yang ditetapkan untuk selesaikan sebuah pekerjaan sesuai yang diminta customer. Panduan urutan kerja/proses di lantai produksi juga bermakna sebagai panduan berapa kebutuhan material yang harus tersedia.


Maka  nilai dokumen pendukung SOP sangat strategis dan tak bisa diabaikan karena tanpa kehadiranya, SOP akan berkurang kemanfaatanya. Karena Sistem seharusnya membantu pelakunya untuk mampu mengendalikan pekerjaan yang menjadi tanggungjawabnya, bukan sebaliknya system yang ada tak  dapat mengendalikan varian yang harus dihindarinya. Checklist SOP- jangan abaikan daftar periksa,  pembuat SOP makin perkasa, Bagaimana menurut anda?


 
Top