Standar Operating Prosedur, Kanan Kiri untuk Bisnis Makin Sexy-

SOP-Aktifkan-Otak-kanan-kiri-makin-sexy
Martin Zwilling Pakar bisnis Amerika Serikat,mengatakan kegagalan  membangun  bisnis merupakan fase awal menuju sukses.

Sebuah bisnis yang baru saja didirikan biasanya sangat rentan gagal, terutama di satu sampai tiga tahun pertama. Bahkan, menurut Small Business Association (SBA) sebanyak 30% dari bisnis baru gagal mencapai tahun keduanya.

Sementara 50% gagal mencapai tahun kelima, dan 66% tidak berhasil beroperasi sampai tahun kesepuluh. Hasil studi mereka juga menunjukkan hanya 25% bisnis yang berhasil bertahan sampai lebih dari lima belas tahun.

Cara Gila berbekal otak kanan, tanpa rencana sempurna boleh dilaksanakan saat mengawali. Hal ini diperlukan guna memulai dan mengakselerasi bisnis. Keberanian diperlukan untuk mendobrak kenyamanan,  karena mengelola Bisnis penuh ketidakpastian.

Kegagalan bukan alasan menghentikan perjalanan. Sebaliknya kegagalan mesti dianalisa dan dikaji guna lakukan perbaikan.

Standar operating prosedur sering mendapat stigma  tak berguna. Tetapi jika kita tak mengindahkanya, problema yang sebenarnya mudah menjadi rumit tak bercelah. Hanya  SOP yang mampu mengurai benang kebuntuan dengan rujukan sederhana bertenaga.

Saat Bisnis telah berjalan,  otak kiri jangan ditinggalkan. Fungsinya untuk mengatur sistem pertahanan, proses- prosedur sesuai harapan. Peran nya sungguh signifikaan seperti kemudi dalam kendaraan.  Mengabaikanya mengundang mara bahaya tak berkesudahan.

Terbaik, keduanya harus diberi peran. Keberanian untuk memulai dan mengakselerasi, sedang sistem berpemastian untuk mengemudi sesuai kebutuhan. Jika kita mau seimbangkan Kanan Kiri untuk Bisnis makin Sexy.

Banyak kawan beranggapan SOP dibutuhkan hanya bagi Bisnis berkelas mapan. Mestinya disadari SOP sudah mulai diperlukan saat bisnis mulai dalam masa pertumbuhan.

SOP, Sistem Operating Procedure memerlukan tahapan. Tak serta merta semua langkah yang dilakukan mesti ditetapkan dalam SOP panduan.

Lebih  dahulu benahi  proses dan prosedur dengan konsep  murah,mudah, lumrah.

Murah,pastikan semua proses yang dilakukan tiap langkahnya berbiaya terjangkau. Mudah, dapat dilakukan siapapun dengan latar belakang darimanapun. Lumrah, memilliki urutan langkah sederhana Cepat, Tepat, sesuai prinsip efisiensi.

SOP,  adalah kebutuhan untuk mengurangi dan mengurai kerepotan. Tetapi untuk membangunya diperlukan komitmen penuh. Pilihanya repot sekarang, sesaat  atau repot  terus tak berkesudahan.

Yakinlah investasi membangun sistem saat ini akan berbuah pertumbuhan tepat sasaran.  Lebih baik kecil tapi kuat, daripada terlihat besar tapi dihantui kehancuran tiap saat. Bagaimana menurut Anda? (LSe)
 
Top