Meniru, sering diartikan juga sebagai kegiatan menduplikasi mengikuti sesuai pola model yang dianut.
Meniru itu mudah, murah, minim biaya, kecil resiko,  hasil dapat diproyeksi sesuai keinginan.
Bagi pebisnis inilah pilihan jalan pintas, meretas harapan cepat menuju impian teratas.




Duplikasi- SOP-Amati-Tiru-Plek -untuk -Bisnis -lebih- baik

Dikenal istilah ATM,  Amati-Tiru-Modifikasi. Dimana pebisnis  tak perlu susah memulai usaha dari bawah, caranya dengan mencontoh bentuk usaha yang telah eksis.

Saya tidak sedang membahas methode ATM ini. Tetapi saya ingin berbagi mengapa di perusahaan waralaba duplikasi menjadi sangat krusial dan utama.

Mereka menganut paham ATP,  Amati-Tiru- Plek. Pembedanya P yang dibelakang- Plek artinya identik, alias meniru sama persis 100%.

Justru kekuatanya adalah keseragamanya, tak ada pembeda semuanya sama.

Waralaba adalah cara mengembangkan bisnis dengan methode menduplikasi usaha yg telah sukses dijalankan pemberi  Waralaba untuk dimiliki dan dikelola oleh pembeli hak Waralaba.

Para investor kini memiliki pilihan bahwa resiko gagal,  rugi atau tak mampu selesaikan target sudah dapat dikendalikan.

Kekuatan apa dalam  waralaba  yang dapat melakukan dan menyelesaikan itu semua?

Jawabanya adalah perangkat  Panduan SOP yang dibangun tepat manfaat.

SOP adalah  tuntunan yang berfungsi untuk memberi  detail arah langkah menimalisir salah.
Potensi salah terdeteksi dini,  maka  defect dapat dikelola. Dalam perkembanganya bahkan kita mampu mentargetkan proses tanpa salah.

Hanya SOP tepat yang mampu menjadi pengendali mutu sistemik. Syaratnya setiap lini proses telah mampu dipastikan hasilnya.

Berikut Tips  contents yang harus diperhatikan dalam pembuatan SOP waralaba agar diduplikasi menghasilkan energi :

  1. SOP dibuat saat bisnis waralaba telah berjalan. Bahkan menurut PP No 42 tahuun 2007. Bisnis  pewaralaba harus telah berjalan selama 5 tahun. Telah teruji dan memiliki kiat selesaikan masalah.
  2. SOP mencantumkan Format follow Up  customer claim .  Ada rumusan methode  untuk perbaikan berkelanjutan bagi SOP disesuaikan dengan dinamika proses yang bersangkutan.
  3. SOP terupdate, tetap relevan antara yang tertulis dengan fakta aktualnya
  4. SOP memiliki pintu emergency plan. Ada rumus panduaan jelas jika ditemukan hal yang bersifat abnormal, menyimpang dari yang telah ditentukan (LSe)
 
Top